Langsung ke konten utama

Postingan

Politisasi pendidikan

POLITISASI PENDIDIKAN

POLITISASI PENDIDIKAN BISMILLAHIRAHMANIRRAHIM Terdengar sangar dan nakal ya. Baik politisasi pendidikan, saya kira ini mengandung banyak pro dan kontra, dikotomisasi, dan paradok dalam pendidikan. Pertanyaannya, dmananya kita wajib menyikapi politisasi yang dimagsudkan ☕. Baik secara provesional edukasi wajib mengoraganisir sesuai kesesuaian kemampuan dan guru kepada apa yang diajarkannya. Dasarnya Allah menyukai orang yang mengorganisir. Firman Allah SWT dalam QS. Ash- Shaff / 61 :4, yang artinya: “Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”  Ditambah untuk meletakkan posisi seseorang sesuai tupoksinya agar tidak terjadi kehancuran.  Nah politisasi disini kita menghindarkan diri dan orang lain agar tidak asal merekrut orang2 penting dalam mengampu pendidikan. Saya menemukan fakta di tempat magang saya ada salah seorang yg bergelah sarjana pertanian s...
Postingan terbaru

Integrasi Ormawa “Selayangkan dan pandangi”

  Organisasi mahasiswa adalah keniscayaan dalam dunia pendidikan perguruan tinggi, dalam ombak dinamika kampus, sudah terbukti mahasiswa sebagai elit pemuda dalam "laku" kajian penelitian dan mengabdi kepada masyarakat, termaktub jelas dalam Tri Darma Perguruan Tinggi. Tajuk yang kita hadapi bersama adalah mengenai bagaimana menjalankan Ormawa dengan benar sesuai kaidah yang baik, terlihat dalam periodesasi kepengurusan dan tupoksi lembaga yang jelas memberikan cermin yang baik kepada halayak pun status kemahasiswaannya mampu memberikan sumbangsi terbesar, dan tidak dengan semena-mena dalam memakai gelar tersebut. Realita sudah sering berdialok dengan sesama Ormawa dalam satu regional bahkan nasional, akan tetapi pandangan pembaruan belum juga memberikan dampak yang memuaskan, seperti pergantian IAIN menuju UIN ini, yang memberikan sejuta keganjilan yang perlu disikapi, seperti periodesasi tidak diimbangi regulasi peremajaan kepengurusan dengan tepat waktu, ini berdamak k...
Seputar Opini: adalah upaya membuang kata-kata tidak substansial yang kami yakini bisa ditabung untuk menghindari kebanyakan wacana.  episode 1: "fenomena anak bungsu" mengapa saya selalu malas kalau mau menulis, mengapa saya lebih memilih memberikan kesan negatif saat mulai menulis, mengapa anak bungsu atau adik saya lebih suka menulis dan mendapat prestasi ketimbang saya yang kepingin dapat juara tapi tidak pernah selesai saat menulis, sangat memprihatinkan seperti anak pertama yang kalah imut dengan anak bungsu, itu menurut saya anak bungsu di keluarga saya sering saya kesankan dengan anak yang malas, tidak mau dituntut dan semaunya sendiri, berbeda dengan saya yang suka membenci malas, wajib menuntut diri dan selalu memikirkan orang tua dalam artian sok bertanggung jawab, begitu yang saya rasa. tidak lepas disitu, sedikit riset saya seputar anak yang bungsu yang tidak benar ingin saya perdalam, satu mengapa anak bungsu memberikan kesan lebih santai dan terlaksana daripada...
Kader Organik HMI tak lupa ! Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh !!! Bahagialah dindaku Jayalah HMIku Halo kader manis yang setia baca tanpa tahu kalian akan diajak "ngalor-ngidul" kemana. Oke tak apa, yang penting sekarang mau saya perjelas kalau kalian saya ajak membaca kondisi rumahmu ini, ya HMI, lanjut tanpa bahasa basi. Terhitung sudah berbulan-bulan anak HMI mem-proteck dan menyandera diri sendiri kala wabah Pandemi ramai diperbincangkan, lebih sudah 5 bulan terhitung sedari pertengahan Maret 2020 kampus-kampus pun sudah ter- lockdown di seantero Indonesia.  HMI yang cenderung sosialis menjadi "kecut" ketika diminta sadar dan patuh kepada prokes yang berikan pemerintah, boleh jadi ini menjadi sebab timbul pemukiman serangga diantara buku-buku bahan diskusi, tapi tidak semua lelap, untung masih banyak juga keringat yang tetap dirasa cukup ber-kecut-kupan dalam membantu gerakan pengamanan wilayah dan aksi sosial entah sedang bergordon atau include dalam ...

namaku Tike, si adiksi.

Baru beberapa jam, kursi hangat sudah akan menguap, mendengar foklor berlauk olahan pohong (jawa:ketela) dimeja. Semakin nikmat saja sejak saya punya jadwal menginap dirumah lagi, anggap saja pisah ranjang dengan kontrakan sederhana saya yang diakibatkan oleh “pelakor” mbak Corona. Cerita ini dimulai dari refleksi sejarah panjang  para penjelajah Londo, diceritakan bahwa narkoba berjenis opium ini sudah kerap dipergunakan masyarakat Tionghoa juga sejumlah besar orang jawa semenjak 1617, sekitar 400-an tahun silam.  Sepanjang abad ke 17 dan 18 juga Londo melalui VOC memonopoli penjualan opiom dan resmi membuka perkebunannya di Jawa dan Sumatra. Sebelumnya sudah kenal tike? ini dia penamaan candu di era kakek buyut saya di wilayah Jawa Timur-an yang sudah banyak tersebar coka (bahan kokain) kala itu, tepatnya di era canggah (jawa: ayah kakek) saya, terekam jelas sekaligus saksi ayah nenek buyut saya kisaran itahun 1800 an dan ini adalah NAPZA untuk dewasa ini, saya mengangguk-an...

Konsep Pelayanan Prima Perpustakaan Daring di Era Pandemi

Perpustakaan oh perpustakaan, sebagai tempat untuk mengembangkan informasi dan pengetahuan yang dikelola oleh suatu lembaga pendidikan, apapun bentuk pendidikannya baik formal ataupun nonformal, sekaligus penting sebagai sarana edukatif untuk membantu cakrawala pendidikan dan peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar. Perpustakaan terdiri dari beberapa orang yang berhubungan dengan dunia kepustakawaan yakni pustakawan, kepustakaan, dan ilmu perpustakaan.  Manajemen layanan perpustakaan ini dimagsud untuk berupaya dalam mencapai pencapaian serta tujuan dengan memanfaatkan sumber daya manusia, informasi, sistem dan sumber dana dengan tetap memperhatikan fungsi manajemen, peran dan keahlian yang disesuaikan dengan model belajar yang semakin dinamis, serta merupakan sistem manajerial baru apabila didalamnya terdapat aktivitas daring yangmana tetap memperhatikan pengumpulan, pengolahan, pengawetan, pelestarian, penyajian, dan penyebaran informasi yang mencakup tujuan operasional pe...

ORIENTASI DAN DINAMIKA ETIKA KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL ERA PANDEMI COVID 19

Muhamad Singgih Gumiwang *guegigula* Perkembangan proses berkomunikasi di media sosial belakangan ini mengarah pada proses komunikasi yang menimbulkan kegaduhan publik dan merugikan pihak tertentu. Tren yang berkembang dalam proses komunikasi di media sosial terlihat dari begitu mudah orang menumpahkan egonya, kabar opini yang memekakkan telinga tanpa memikirkan perasaan orang lain, caci maki alias cyber bullying, saling menghujat, saling mencela, penyumbang pecahnya konflik, memojokkan dan menghakimi orang lain, dan dan yang terakhir ini adalah isu corona atau Covid 19 yang sejak awal diedarkan sebagai hoak dan indonesia bangga pandemi ini tidak menyerang Indonesia, tapi hari ini berkata lain pandemi ini malah menyerang di seluruh belahan daerah di Indonesia yang awalnya hanya ocehan hoak indonesia tidak terkena Pandemi Corona di media sosial.  Tampak jelas bahwa telah terjadi krisis etika berkomunikasi melalui media sosial. Media sosial sebaiknya dapat menjadi wahana u...

Pendidikan daring adalah solusi sekaligus tantangan bagi guru

P endidikan daring adalah solusi sekaligus tantangan bagi guru, karena harus memberikan pelajaran yang unik selama kurang lebih satu semester ini, dengan mengandalkan pembelajaran melewati media daring guru jadi lebih tertantang. Media sering dirasa dapat menggantikan peran guru, akan tetapi dengan model daring semacam ini, guru masih tidak bisa digantikan ya. Banyak orang tua yang mengeluh, karena tidak mampu memenuhi kebutuhan pendamping belajar siswa karena keterbatasan kapasitas orang tua yang sering berbeda jauh dengan kapasitas guru ya.  Banyak juga orang tua yang harus membeli gawai (gadget) untuk memenuhi kebutuhan anaknya, banyak yang dikeluhkan lagi, seperti keterbatasan biaya untuk membeli gawai yang mumpuni, yang berbarengan juga dengan pelemahan ekonomi masyarakat umum ya, seperti penggunaan smart phone yang speknya harus tinggi dengan menginstal aplikasi yang ditentukan guru, selanjutnya kebutuhan membeli laptop untuk ujian atau pembelian kuota yang harus dipenuh...