Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

HMI dalam PEMIRA? Untung apa?

  ”Kami menggoyangkan langit, menggempakan darat, dan menggelorakan samudra, agar   tidah jadi bangsa yang hanya dari 2 sen sehari. Bangsa yang kerja keras, bukan bangsa kuli.   Bangsa yang rela menderita demi pembelian cita-cita.” Soekarno, Presiden Pertama RI. Perjuangan mahasiswa Indonesia belum selesai dan tetap teguh dipegang dan akan tetap digelorakan. Panggilan jiwa itu selalu berdengung untuk menegakkan pilar-pilar demokrasi kampus sebagai bentuk pengawalan seluruh kawan-kawan Himpunan Mahasiswa Islam “HMI” yang tak lepas dari pergolakan pejuangan idealismenya sebagai aset pembelajaran mahasiswa demi terciptanya demokrasi yang adil dan bermartabat.   HMI berusaha mewarnainya dengan mengukuhkan Tridarma Perguruan Tinggi yang dalam tujuan mulianya berbunyi “Terbinanya insan akademis, pencipta pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT”, yang hingga saat ini selalu setia dan ...

Komunitas Penjaga dan Paradok Ekowisata Watulimo, Trenggalek Selatan.

“Pariwisata saya terapkan sebagai leading sector . Pariwisata dijadikan sebagai leading sector ini adalah kabar gembira dan seluruh kementrian lainnya wajib mendukung dan itu saya terapkan” pendapat Joko Widodo dalam Rapat Terbatas. Presiden memberikan master clue kepada negara untuk fokus kepada sektor kepemimpinan yang mana sebagai sektor yang dipercaya sebagai penggerak pembangunan daerah, kode keras bahwa wisata menjadi solusi pengembnagn daerah yang diamini oleh sebagian besar rakyatnya dan diamini pula sebagai biang-lala sistem yang perlu dipercantik agar tidak merugikan, sayang rakyat darurat mental-mental pembangun ini. Sektor pariwisata menyajikan opsi manusia dalam berwisata sebagai bentuk kebutuhan primer dewasa ini, juga dalam rangka pemerhati lingkungan pada ekowisata. Produk dan pasar ekowisata yang berbasis masyarakat dapat digunakan untuk mengembangkan community based ecotourism di setiap lokal wisata pada ranah etnik setempat, ditambah dengan media yang menawar...

Pendidikan Lokal Tulungagung Terhadap Dedikasi Budaya dan Kebutuhan Lokal Daerah Pesisir

Tulungagung merupakan salah satu kota yang menjadi basis pendidikan salam satu wilayah karisidenan yang mana terdiri dari kota Trenggalek, Blitar serta Kediri. Baik siswa dan mahasiswanya banyak yang bersekolah disini karena ada banyak sekolah formal terakreditasi lebih baik dibanding daerah asal mereka. Dalam wilayah kemahasiswaan, pelajar Tulungagung banyak yang berasal dari seluruh pulau Jawa, pulau Sumatra, sampai ada dari Patani, Thailand Selatan. Kegiatan pembelajaran yang ada di kampus terutama Institit Agama Islam Negeri Tulungagung yang penulis aktif di dalamnya, banyak menemukan dedikasinya dalam berbudaya yang dihadirkan disetiap agenda kegiatan kampus. Budaya itu ditampilkan dalam event yang bergengsi seperti dalam Dies Natalis IAIN, PSKM, Milad HMJ, seminar-seminar nasional, dan peringatan hari besar Islam yang dikolaborasi dengan budaya lokal, seni tari lokal maupun kontenporer terutama yang banyk ditampilkan. Contoh seni tari lokal yang sering diperagakan dan menja...

Sarung Bantal Mahasiswa

Rintik titik waktu, rintik-rintik gagasan hari-hari panjang terus menjadi nutrisi baru pertumbuhan pembuluh ide. Di luar sana ada banyak pemikiran pemikir radikal yang selalu merayap dalam adu argumentasi pergerakan. Tidak ada yang melarang kita semua untuk memunculkan kembali ide tersebut dalam kontes kampus maupun organisasi, karena mau saja meragukan. Meski jalur ide tersebut hanyalah lewat buku tanpa ada orang yang dengan jelas memahamkan kita. Maka banyak dari kita, kritisi-kritisi berpendapat bahwa buku adalah kisi-kisi buruk noda pengetahuan, karena jalan fikir menodai idealisme ideologi. Benar. Tidak semudah itu. Mungkin lebih tepatnya adalah bentuk penyampaian analisa bukan menciderai idealisasi. Entah-berantah itu semua adalah hasil perenungan pada saudara dalam satu rumah ini, dua jalur pandang, dan jalur proporsi, sederhana saja, entah menurutmu. Jangan katakan terlalu malas untuk sekedar tahu. Pagi demi padi dilaluinya, entah siapa. Pemikir sekaligus penggiat ker...

Kano Berserak Majas Pijakan Mahasiswa

Kontestasi mahasiswa berpeluang besar dalam memberikan dorongan terbesarnya dalam membangun peradaban. Kampus rumah besar tempat para insan ditempa menjadi akademisi generasi insan pengabdi negara. Organisasi adalah tungku besar pembentuk karakter insan cendekia di dalamnya. Pengaruh adalah dambaan bagi negeri, menunggu-nunggu peran aktif insanya ini dalam berdialog dengan masalah-masalah pelik yang sedang dilalui. Proses adalah pijakan yang membuat kami untuk aktif serta tidak berfikir singkat dan memudahkan dalam lika liku proses pembelajaran. Kampus yang megah adalah kerajaan kecil untuk membangun mental (mental building) bagi penganut kepercayaan bahwa dunia ini perlu adanya pendidikan. Panggung yang megah ini semestinya menjadikan satu sandaran bersama bagi kami para mahasiswa yang dahaga tentang cara bernegosiasi dengan sifat dan kelakuan nyata negri. Lapar menjadikan ia untuk menjungkirbalikkan pemikiran mereka agar dilema-dilema ini berfungsi dengan baik dalam proses pe...

Wacana Lingkar Santri

Sejak dahulu kondisi dalam bilik pesantren di junjung tinggi sebagai tonggak pendidikan penyasar semua golongan. Siswa Islam yang berjuang didalamnya pun sudah terbukti dengan keberhasilan sebagai rahim tokoh intelektual negeri. Pionir cerdas yang berperan penting dalam penyebaran dakwah Islam di Indonesia. Paradigma saat ini mengamini peran besar pesantren sebagai salah satu model pendidikan yang berhasil mensukseskan generasi pembaharu Islam demi keberlangsungan negri rakyat/ negri ummat hijau ini. Pasar-pasar pesantren menyasar calon santri yang berasal dari berbagai golongan yang sudah menunjukan tipe inklusi yang baik yaitu santri-santri tanpa kelas. Anak negri ini tertolong dengan budaya pesantren yang mampu berkolaborasi dengan kondisi budaya calon santri-santrinya, budaya lokal maupun budaya kebiasaan santrinya yang beragam. Yakin bila kita sampai saat ini diberkahi sehingga tetap bergema karena peran besarnya tersebut dalam sejarah berpendidikan sampai saat ini. ...

Diskusi Mahasiswa Adanya Advokasi Tanaman Ganja.

Abad modern identik dengan kemudahan dalam mengakses ilmu pengetahuan, kompetensi generasi milenial sangat berpengaruh besar disini. Hembusan fakta tentunya menjadi angin segar dalam menilai kebenaran akan perihal sesuatu. Banyak jurnal-jurnal penelitian yang bisa temukan sebagai fondasi dasar pemahaman kita, sebelum berasumsikan baik-buruk suatu informasi dalam jaringan sehingga terhindar dari media-media sosial yang bersifat menipu/ hoak. Pengetahuan mengenai ganja adalah salah satunya. Perlunya tangkisan dari berbagai stigma buruk publik terhadap manfaat ganja karena memiliki kemanfaatan lain bila dikelola dengan baik, namun berdampak negatif bila dikelola dengan cara yang tidak benar. Ada banyak jenis zat dalam tanaman ini yang bermanfaat, namun yang banyak kita kenal adalah zat adiktif dan efek buruk euvoria berkepanjangan setelah penggunaannya saja. Zat canabidiol adalah salah satu zat yang sangat bermanfaat untuk penderita diabetes yang hanya bisa diambil dari tanaman in...